Ahli Nautika Tingkat - II (ANT - II)

Persyaratan peserta Diklat Pelaut – II (DP – II) Peningkatan Kompetensi Kepelautan bidang keahlian nautika adalah pemilik sertifikat Ahli Nautika Tingkat – III (ANT – III) sesuai STCW 1978 Amandemen 2010 yang memiliki :

  1. Ijazah Diploma – III (D – III) atau Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan

    (SPPK) Diklat Pelaut – III (DP – III) Pembentukan atau Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan (SPPK) Diklat Pelaut – III (DP – III) Peningkatan kompetensi kepelautan bidang keahlian nautika sesuai STCW 1978 Amandemen 2010;

  2. Masa layar yang diakui setelah memiliki sertifikat keahlian Ahli Nautika Tingkat – III (ANT – III) paling sedikit 36 (tiga puluh enam) bulan sebagai perwira yang melaksanakan tugas jaga di anjungan pada kapal lebih dari GT 500 (lima ratus Gross Tonnage) atau 24 (dua puluh empat) bulan sebagai Mualim jaga pada kapal dengan ukuran GT 500 (lima ratus Gross Tonnage) atau lebih pada pelayaran semua lautan dengan ketentuan paling sedikit 12 (dua belas) bulan pada tingkat manajemen;
  3. Sertifikat diklat keterampilan pelaut :
    1. Sertifikat Dasar Keselamatan (Basic Safety Training / BST);
    2. Sertifikat Pemadam Kebakaran Tingkat Lanjutan (Advanced Fire Fighting /

      AFF);

    3. Sertifikat Keterampilan Penggunaan Pesawat Penyelamat dan Sekoci Penolong

      (Proficiency in Survival Craft and Rescue Boat other than Fast Rescue Boat /

      PSCRB);

    4. Sertifikat Keterampilan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (Medical First

      Aid / MFA);

    5. Sertifikat Perawatan Medis (Medical Care /MC);
    6. Sertifikat Perwira Keamanan Kapal (Ship Security Officer /SSO);
    7. Sertifikat RADAR – ARPA Simulator (RADAR – ARPA Simulator Training / R – A

      Simulator Training);

    8. Sertifikat Peta Elektronik dan Sistem Informasi (Electronic Chart Display and

      Information System / ECDIS);

    9. Sertifikat Manajemen Sumber Daya Anjungan (Bridge Resources Management

      /BRM); dan

    10. Sertifikat keterampilan pelaut lainnya untuk kepentingan pengawakan pada

      kapal tipe tertentu sesuai peraturan pengawakan kapal niaga.

  1. Sertifikat kesehatan pelaut dari rumah sakit atau lembaga kesehatan lainnya yang mendapat pengesahan (approval) oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut;
  2. Surat kenal lahir/ akta lahir;
  3. KTP atau tanda bukti diri lainnya yang sah;
  4. Lulus seleksi penerimaan calon peserta diklat.

Please follow and like us: