Ahli Nautika Tingkat - I (ANT - I)

DIKLAT PENINGKATAN KOMPETENSI KEPELAUTAN

Program : Diklat Pelaut – I (DP-I)
Bidang Keahlian : Nautika
Kompetensi : Ahli Nautika Tingkat – I (ANT – I)
Masa Studi : 4 Bln = 16 Minggu Efektif
Beban Studi : 640 Jam
1 Jam Pelajaran : 60 Menit
STCW 2010 : Regulation II/2 and STCW Code Section A-II/2

Persyaratan : Ahli Nautika Tingkat II (ANT – II)

Persyaratan peserta Diklat Pelaut – I (DP – I) Peningkatan Kompetensi Kepelautan bidang keahlian nautika adalah pemilik sertifikat Ahli Nautika Tingkat – II (ANT – II) sesuai STCW 1978 Amandemen 2010 yang memiliki :

  1. Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Pemutakhiran Diklat Pelaut – II (DP – II Pemutakhiran) atau Ijazah Diploma – IV (D – IV) Pelayaran atau Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan (SPPK) Diklat Pelaut – II (DP – II) Peningkatan kompetensi kepelautan bidang keahlian nautika sesuai STCW 1978 Amandemen 2010;
  1. Masa layar yang diakui setelah memiliki sertifikat Ahli Nautika Tingkat – II (ANT – II) sebagai perwira yang melaksanakan dinas jaga di anjungan paling sedikit 36 (tiga puluh enam) bulan pada kapal lebih dari GT 500 (lima ratus Gross Tonnage) atau paling sedikit 24 (dua puluh empat) bulan yang diantaranya 12 (dua belas) bulan sebagai mualim I (Chief Mate) di atas kapal lebih dari GT 3000 (tiga ribu Gross Tonnage) di daerah pelayaran semua lautan (Unrestricted Voyages);
  2. Sertifikat diklat keterampilan pelaut :
    • Sertifikat Dasar Keselamatan (Basic Safety Training /BST);
    • Sertifikat Pemadam Kebakaran Tingkat Lanjutan (Advanced Fire Fighting / AFF);
    • Sertifikat Keterampilan Penggunaan Pesawat Penyelamat dan Sekoci Penolong (Proficiency in Survival Craft and Rescue Boat other than Fast Rescue Boat /PSCRB);
    • Sertifikat Keterampilan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (Medical First Aid /MFA);
    • Sertifikat Perawatan Medis (Medical Care /MC);
    • Sertifikat Manajemen Sumber Daya Anjungan (Bridge Resources Management / BRM); dan
    • Sertifikat Keterampilan pelaut lainnya untuk kepentingan pengawakan pada kapal tipe tertentu sesuai peraturan pengawakan kapal niaga.

4.Sertifikat kesehatan pelaut dari rumah sakit atau lembaga kesehatan lainnya yang mendapat pengesahan (approval) oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut;

5. Surat kenal lahir/ akta lahir;
6. KTP atau tanda bukti diri lainnya yang sah;
7. Lulus seleksi penerimaan calon peserta diklat.

Please follow and like us: