Sejarah Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar

SEJAK TAHUN 1921 | SINCE 1921

SEJARAH PERKEMBANGAN POLITEKNIK ILMU PELAYARAN (PIP) MAKASSAR

Sejak tahun 1921 sudah ada Sekolah Pelayaran Tingkat Dasar di Makassar, namun karena data sekolah yang belum ditemukan maka sejarah singkat ini dimulai sejak tahun 1946. Serta seiring dengan situasi dan kondisi Negara Republik Indonesia pada umumnya dan Sulawesi Selatan khususnya.

Mengingat perbedaan tingkat, nama dan sifat sekolah maka sejarah singkat ini dibagi atas 3 (tiga) periode.

  1. Periode sebelum tahun 1964
    1. Periode tahun 1946 s/d 1950
    2. Periode tahun 1950 s/d 1964
  2. Periode tahun 1964 sampai tahun 1983
  3. Periode tahun 1983 sampai sekarang
Tahun Nama Lembaga
1921 – 1946

1946 – 1950

1947 – 1950

1950 – 1964

1964 – 1972

1972 – 1979

1979 – 1999

 

 

 

 

1999 –  skrg

Sekolah Pelayaran Dasar;

Opleiding Scheepvaart School Celebes (OSC);

Midlebare Zeepvaart School (MZS);

Sekolah Penyeberangan Laut Sulawesi (SPLS);

Sekolah Pelayaran Makassar (SPM);

Sekolah Pelayaran Menengah Ujung Pandang (SPMUP);

Balai Pendidikan dan Latihan Pelayaran Ujung Pandang :

a. 1979-1982 : MPI/AMK-PI;

b. 1982-1984 : Crash Program;

c. 1983-1994 : Program Strata A/Diploma III;

d. 1995 -1999 : Program Diploma-IV Pelayaran.

Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Diploma-IVPelayaran

Materi singkat ini diambil dari dokumen-dokumen yang ada ditambah pula dengan hasil pengambilan data secara lisan dari beberapa orang bekas pengajar dan pegawai pada Sekolah Pelayaran Makassar dulu.

NAMA SEKOLAH DAN JENJANG PENDIDIKAN

I. Periode sebelum tahun 1964

A. Periode tahun 1946 sampai dengan 1950

Pada tahun 1946 didirikan Sekolah Pelayaran Tingkat Lokal yang diberi nama Opleiding Scheepvaartschool Celebes yang disingkat dengan OSC yang berlokasi di jalan layang (Kantor Lanal Makassar sekarang). Sekolah tersebut hanya berlangsung sampai tahun 1950 setelah pengakuan kedaulatan Negara Republik Indonesia.

Opleiding Scheepvaartschool Celebes mempunyai 2 (dua) jurusan, yaitu:

Jurusan Deck (Nautika)

Jurusan Mesin (Tenika)

 Lama pendidikan adalah satu setengah tahun yang terdiri dari

6 (Enam) bulan teori di kelas

1 (Satu) tahun Vaartijd (masa berlayar)

 Ijazah yang diperoleh setelah lulus pendidikan adalah

Jurusan Deck : Ijazah LOKALEVAART (Muallim Pelayaran Terbatas / MPT)

Jurusan Mesin : Ijazah MOTOR DRIJVER (Juru Motor / MD)

Kemudian bagi mereka yang telah memiliki masa layar 1 tahun diberikan ijazah negara (setara Diploma I)

Mengenai biaya pendidikan dan biaya pemondokan (semua tinggal diasrama), khusus bagi yang berikatan dinas ditanggung sekolah. Sekolah tersebut hanya berlangsung  Empat angkatan, yaitu sebagai berikut:

Angkatan

Tahun

Nautika

Teknika

I

1946 / 1947

41

71

II

1947 / 1948

62

58

III

1948 /1949

21

18

IV

1949 / 1950

49

39

Jumlah

173

186

Sampai akhir sekolah tersebut telah menghasilkan alumni sebanyak 359 orang yang terdiri dari :

173 taruna berijazah Muallim Pelayaran Terbatas (MPT)

186 taruna berijazah juru motor (MD)

Direktur OSC masih dijabat oleh bangsa Belanda berturut-turut

Dari tahun 1946 sampai tahun 1949 oleh VICTOR

Dari tahun 1949 sampai tahun 1950 oleh KRAMEN BERG

Pada tahun 1947 telah didirikan pula Sekolah Pelayaran Menengah Makassar yang diberi nama MIDELBARE ZEEVARTSCHOOL dengan singkatan MZS, sekolah tersebut hanya berlangsung 3 (Tiga) angkatan yang kala itu beralamat di jalan layang No.129 Makassar, yang sekarang telah diganti dengan nama jalan Yos Sudarso No.173 Makassar, sedangkan alamat yang sama jalan Tentara Pelajar No.173.

Dokumen sekolah tersebut sampai saat ini belum ditemukan, tetapi diperoleh keterangan dari beberapa mantan pengajar dan pegawai MZS bahwa alumni MZS yang ada di Indonesia antara lain :

  1. Max Dompas
  2. F. Laksmono
  3. Hosen Lukas Gunawan (d/h Ho Liong Goan)

Sedangkan nama pemimpinnya adalah

Direktur                  : VAN DEN BREEYEN

Wakil Direktur      : J. KONING

Orang Ketiga          : VAN BOB

B. Periode tahun 1950 sampai dengan 1964

Pada tahun 1950 Opeleiding Scheepvaartschool Celebes (OSC) diganti menjadi Sekolah Latihan Penyeberangan Laut Sulawesi (SLPS) dengan lokasi pendidikan adalah  jalan layang No.129 Makassar (sekarang jalan Tentara Pelajar No.173 Makassar). SLPS tersebut terbagi menjadi 2 (dua) jurusan, yaitu :

  • Jurusan Deck (Nautika) untuk mendapatkan ijazah Muallim Pelayaran Terbatas (MPT)
  • Jurusan Mesin (Teknika) untuk mendapatkan ijazah Juru Motor (JM)

Data alumni SPLS secara lengkap adalah sebagai berikut :

Angkatan Tahun Nautika Teknika
I 1950 58 62
II 1951 71 72
III 1952 69 73
IV 1953 59 61
V 1954 68 42
VI 1955 29 13
VII 1956 59 46
VIII 1957 72 77
IX 1958 38 24
X 1959 54 31
XI 1960 26 30
XII 1961 18 39
XIII 1962 27 42
XIV 1963 35 35
Jumlah 683 647
Jumlah Total 1.330

 

Input pendidikan ini dan lamanya pendidikan sama dengan OSC yang terdiri dari 10 (sepuluh) bulan teori di kelas dan harus berlayar paling sedikit 2 (dua) tahun. Alumni SLPS sejumlah 1.330 orang terdiri dari :

  • Jurusan Nautika 683 Taruna
  • Jurusan Teknika 647 Taruna

Pimpinan Sekolah Latihan Penyeberangan Laut Sulawesi (SLPS) adalah sebagai berikut:

No. NAMA MASA JABATAN
1. WUNGGOUW (Pens Marinir) Tahun 1950 – 1950 (6 Bulan)
2. LOUHANA PESSY Tahun 1950 – 1953
3. DAMPING Tahun 1953 – 1954
4. CHRISTIAN MAKAGIANSAR Tahun 1954 – 1959
5. DANIEL SENDOUW Tahun 1959 – 1960
6. F. WAANI Tahun 1960 – 1962
7. CORNELIUS RURUK Tahun 1962 – 1964

 

Dengan SK Menteri Perhubungan Laut No.Pd 1/9/8 tanggal 06 Agustus 1963 SLPS diganti nama menjadi Sekolah Pelayaran Dan Perkapalan Makassar, berlangsung hanya sampai tahun 1946.

II. Periode 1964 sampai dengan tahun 1983

Berdasarkan surat keputusan Menteri Perhubungan Laut No.LP.1/1/2 tanggal 28 mei 1964 SLPS ditingkatkan menjadi Sekolah Pelayaran Menengah Makassar (SPMM) dengan input / masukan :

  • Jurusan Nautika dari SMP
  • Jurusan Teknika Dari SMP dan ST. Mesin

Lama pendidikan selama 3 (tiga) tahun yang terdiri dari :

  • 2 (dua) tahun pendidikan dan teori dikelas dan laboratorium
  • 1 (satu) tahun praktek dilaut dengan tugas khusus (paper kerja)

Ijazah yang diperoleh adalah

  • Jurusan Nautik : Ijazah Nautika Pelayaran Interinsuler (MPI)
  • Jurusan Teknik : Ijazah Ahli Mesin Kapal-Ijazah Sementara (AMK IS/ VD)

Khusus bagi angkatan II, III dan IV mengingat tenga-tenaga pelaut yang tersedia sangat terbatas, maka diterima angkatan CRASH PROGRAM dengan masukan :

  • Jurusan Nautik : SMA PAS / PAL
  • Jurusan Teknik : SMA PAS / PAL atau STM Mesin

Lama pendidikan satu setengah tahun yang terdiri dari :

  • 1 (satu) tahun pendidikan teori di kelas
  • 6 (enam) bulan pendidikan proyek laut dengan tugas khusus

Berdasarkan SK Dit. Jen Perla Cq. Pusdiklat No. LP. 1. 1. 1 tanggal 02 Januari 1971, maka Crash Program dihapus dan kembali lagi pada sistem lama dengan input SMP atau ST Mesin engan lama pendidikan 3 (tiga) tahun.

Semua biaya-biaya pendidikan dan pemondokan sejak angkatan III (tiga) sampai dengan angkatan XVII (tujuh belas) ditanggung oleh masing-masing siswa dan semua siswa diwajibkan untuk tetap tinggal di asrama.

Sejak tahun 1972 untuk menyesuaikan penggantian nama Kota Madya Makassar menjadi kota Madya Ujung Pandang, maka nama Sekolah Pelayaran Menengah Makassar dirubah menjadi Sekolah Pelayaran Menengah Ujung Pandang (SPM UP).

Disamping siswa-siswa pribumi/bangsa Indonesia, maka atas kerja sama pemerintah Indonesia dengan pemerintah Tanzania pada tahun 1979 sampai dengan tahun 1982 (angkatan XIII) telah dididik 4 (empat) orang siswa asal Tanzania masing-masing :

  1. R. Morrice Nit. 7913001 Jurusan Nautika
  2. F. Macha Nit. 7913010 Jurusan Nautika
  3. M. Mongi Nit. 7913029 Jurusan Teknika
  4. M. Salim Nit. 7913034 Jurusan Teknika

 Jumlah keseluruhan alumni SPM Ujung Pandang mulai dari angkatan I sampai dengan angkatan XVII dengan perincian sebagai berikut :

Angkatan Tahun / Pendidikan Nautika Teknika
I 1964 – 1967 58 62
II 1966 – 1969 71 72
III 1968 – 1970 69 73
IV 1970 – 1972 59 61
V 1971 – 1974 68 42
VI 1972 – 1975 29 13
VII 1973 – 1976 59 46
VIII 1974 – 1977 72 77
IX 1975 – 1978 38 24
X 1976 – 1979 54 31
XI 1977 – 1980 26 30
XII 1978 – 1981 18 39
XIII 1979 – 1982 27 42
XIV 1980 – 1983 35 35
XV 1981 – 1984 28 28
XVI 1982 – 1985 56 35
XVII 1983 – 1986 44 38
Jumlah 811 748
Jumlah Total 1.559

 

Oleh banyaknya perubahan armada kapal-kapal negara serta banyaknya jabatan yang memerlukana persyaratan keahlian / keterampilan pelaut dan sub sektor perhubungan laut , maka dengan SK Direktur Jendral Perhubungan Laut No. DPL.91.4/12 tanggal 10 juli 1982 diadakan pendidikan bagi Pegawai Negri Sipil (PNS) sebagai peserta Crash Program.

Lama pendidikan 1 (satu) tahun yang terdiri dari 2 (dua) jurusan yaitu Nautika dan Teknika. Masuka adanya pegawai negri sipil dari kanwil Hubla I sampai dengan IX denga ketentuan memiliki pendidikan SLTA serta masa layar minimal 1 (satu) tahun.

Semua biaya ditanggung oleh negera (Ikatan Dinas) dan mereka diwajibkan untuk tinggal diasrama, karena terbatasnya fasilitas pendidikan dan ruang asrama, maka Crash Program tersebut dibagi  dalam 2 (dua) angkatan yang telah menghasilkan lulusan sebanyak 203 orang yang terdiri dari jurusan Nautika 92 orang dengan ijazah Pelayaran Interinsuler (MPI) dan jurusan Teknika 111 orang dengan ijazah Ahli Mesin Kapal, ijazah sementara (AMK-IS/VD).

Jumlah keseluruhan 2 (dua) angkatan Crash Program adalah sebanyak 203 orang dengan perincian sebagai berikut :

 

Angkatan Tahun / Pendidikan Nautika Teknika
I 1982 – 1983 43 46
II 1983 – 1984 49 65
Jumlah 92 111
Jumlah Total 203

 

III. Periode tahun 1983 sampai sekarang

Dalam rangka peningkatan pendidikan kepelautan yang berkelanjutan dan didukung oleh organisasi yang baik, maka berdasarkan SK Menteri Perhubungan No. KM 279/OT.001/Phb-79 tanggL 19 September 1979, Sekolah Pelayaran Menengah (SPM) Ujung Pandang ditingkatkan menjadi Balai Pendidikan dan Latihan Pelayaran (BPLP) Ujung Pandang yang setingkat dengan akademi.

Mulai tahun 1983 BPLP Ujung Pandang menerima Taruna Program Strata-A angkatan I (pertama) dengan dua jurusan, yaitu :

  • Jurusan Nautika dengan masukan SMA jurusan A1 dan A2
  • Jurusan Teknika dengan masukan SMA jurusan A1, A2 dan STM mesin

Mulai tahun 1990 BPLP Ujung Pandang menambah jurusan Tata Laksana dan Kepelautan dengan masukan SMA jurusan A1, A2, A3 dan SMEA. Ijazah yang diperoleh setelah menyelesaikan program Strata – A adalah:

  • Jurusan Nautika : Ijazah Muallim Pelayaran Besar III (MPB III)
  • Jurusan Teknika : Iajzah Ahli Mesin Kapal – A (AMK –A )
  • Jurusan KTK : Keahlian Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhan

 

B. Taruna Pip Makassar Dari Tahun 1983 – Sekarang

Program Srtata – A  BPLP / Diploma IV  PIP Makassar

PROGRAM ANGK TAHUN JURUAN JUMLAH
N T KALK
D-III I 1983 39 35 74
D-III II 1983 24 16 40
D-III III 1984 81 65 146
D-III IV 1984 37 16 53
D-III V 1985 98 45 143
D-III VI 1985 28 11 39
D-III VII 1986 69 48 117
D-III VIII 1987 24 29 53
D-III IX 1988 51 28 79
D-III X 1989 38 27 65
D-III XI 1990 51 38 29 118
D-III XII 1991 54 49 32 135
D-III XIII 1992 48 49 25 122
D-III XIV 1993 73 75 32 180
D-III XV 1994 83 71 16 170
D-IV XVI 1995 99 82 20 201
D-IV XVII 1996 87 77 164
D-IV XVIII 1997 87 90 177
D-IV XIX 1998 91 96 187
D-IV XX 1999 97 83 180
D-IV XXI 2000 87 72 25 184
D-IV XXII 2001 80 81 28 189
D-IV XXIII 2002 97 103 23 223
D-IV XXIV 2003 86 66 27 179
D-IV XXV 2004 63 50 36 149
NON REGULER 2004 12 12
D-IV XXVI 2005 77 45 14 136
D-IV XXVII 2006 90 88 23 201
D-IV XXVIII 2007 86 86 25 197
PELINDO IV 2007 0 0 30 30
D-IV XXIX 2008 132 126 20 278
D-IV XXX 2009 121 149 17 287
D-IV XXXI 2010 154 186 22 362
TOTAL

 

Selama pendidikan taruna diwajibkan tinggal di asrama dan semua biaya pemondokan ditanggung sendiri oleh setiap taruna.

Nama-nama pemimpin Sekolah Pelayaran Menengah Makassar / Ujung Pandang sampai program Strata – A hingga menjadi Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar adalah sebagai berikut :

 

No. Nama Masa Jabatan
1. HOSEA LUKAS GUNAWAN (Ho Liong Guan) 1964 – 1966
2. HARSANTO 1966 – 1966
3. Mayor SOETORO 1967 – 1971
4. Capt. WAJAN DIRA 1971 – 1977
5. BILONDATU 1977 – 1981
6. Drs. POERWANTO 1981 – 1989
7. Capt. WILLEM de ROZARI 1989 – 1993
8. Kolonel (P) SAIRUDDIN SAID 1993 – 1995
9. Capt. ARSO MARTOPO 1995 – 1998
10. Capt. BIMA SETIAWAN (Pelaksana Tugas) 1998 – 1999
11. Capt. H. SUWONDO, MM 1999 – 2005
12. Capt. BAMBANG PURNOMO 2005 – 2007
13. Ir. AGUS BUDI HARTONO, M.Mar.E. 2007 – 2010
13. Capt. MARIHOT SIMANJUNTAK, MM 2011 – 2012
14. Capt. H. EDY SANTOSO, MM. 2012 – 2015
15. AHMAD WAHID, ST., MT., M.MAR.E 2015 – 2017

 

Pada tahun 1966 setelah R. HARSANTO meninggal dunia, maka jabatan kepala SPMM dijabat oleh 3 orang secara kolektif selama 6 bulan, yaitu :

  1. ARIEF RASYID
  2. ROMPIES
  3. PAIRUMAN

Sedangkan jabatan kepala Sekolah Pelayaran Dasar (SPD) hanya satu angkatan saja, yang dijabat oleh G. TINUNGKI.

Sejak tahun 2017 sampai sekarang dipimpin oleh H.IRWAN, SH., MH.,  M.MAR.E. salah seorang Alumni BPLP Angkatan VII.